15 Momen Paling Menyedihkan dalam Anime, Dijamin Bikin Nangis!

in , ,
Seperti Menghirup Bawang, Inilah 15 Momen Paling Menyedihkan Di Anime Dafunda Otaku

Dafunda Otaku – Setelah menonton berbagai seri anime dengan setiap serinya memiliki alur cerita bahkan kategori cerita/genre yang jauh, banyak anime yang mempunyai bagian/scenne yang mungkin terus berkenang di dalam kepala kamu, momen menyenangkan, bahagia dan juga momen haru alias menyedihkan. Saya merangkum 15 momen paling menyedihkan dari seri anime yang telah saya tonton, berikut ke-15 momen itu. 15 Momen paling menyedihkan di anime #2.

Seperti Menghirup Bawang, Inilah 15 Momen Paling Menyedihkan di Anime


1. Kepergian Saudara Saudara Levi – Shingeki no Kyoujin


2. Seperti Pertama di Perhatikan Ibu – Boku Dake ga Inai Machi


3. Selamat Tinggal Sayo, Ieasu – Akame ga Kill!


4. Uciha Itachi Story – Naruto Series

https://youtu.be/KyyRt14om1Q


5. Pengorbanan Rin Nohara – Naruto Series

https://youtu.be/heeWs5WY4qQ


6. Sayonara Sasuke – Naruto Series


7. Adik Mati, Yuu Otosaka Jadi Sebatang Kara – Charlotte


8. Pengorbanan Ibu Eren Yeager – Shingeki no Kyoujin


9. Kematian Ace – One Piece


10. Momen Terakhir Bersama Kaori – Shigatsu wa Kimi no Uso


11. Berkorban Demi Sahabat – Akame ga Kill!

12. Pelukan Pertama dan Terakhir – Hotarubi no Mori e

https://youtu.be/_GFnVyn6ZXE


13. Ayah? – Fullmetal Alchemist

https://youtu.be/7Obq0ebjIZo


14. Ketemu! – AnoHana


15. Nishimiya Shouko Story & Momen! – Koe no Katachi


Dari semua cuplikan dari berbagai seri anime diatas, mana momen yang masih melekat di kepala kamu hingga sekarang? momen paling menyedihkan dari anime dan bahkan inilah anime-anime dengan kisah paling menyedihkan. Jika kamu punya sesuatu atau daftar momen menyedihkan anime lainnya yang ingin disampaikan terkait topik ini, langsung tulis lewat kolom komentar.

0/5 (0 Reviews)

Muhammad Solihin

Head Content at Dafunda Otaku | Anisong, Utaite And Otaku Friends Hunter, Tebar Kebaikan Dengan Cara Bagikan - Ikuti Saya di Media Sosial.

Ayo mulai berdiksusi